Selamat Datang di INDOBET !!! Situs Judi SBOBET Online Terpercaya Sejak Tahun 2006 | Dapatkan Bonus Menarik Setiap Harinya dari Layanan Customer Service dan BANK KAMI ONLINE 24 JAM | WhatsUpp : +62 813 6319 1417 - LINE : Agenbola206

INDOBET

INDOBET

Brimob dikeroyok usai tembak mati pengunjung tempat hiburan malam



Bola206-Satu orang meninggal dunia setelah tertembak dalam sebuah insiden keributan yang terjadi di area parkir tempat hiburan malam Lips Club Bogor, dini hari tadi. Korban berinisial F tertembak di bagian dada setelah terlibat keributan dengan seorang anggota Brimob berinisial AR berpangkat Brigadir Satu (Briptu).Agen bola terpercaya
Informasi yang didapat, keributan antara keduanya dipicu persoalan saling tidak mau mengalah saat berada di lokasi parkir tempat diskotek itu.Bandar Sabung Ayam (LIVE)
Saat itu, korban yang mengendarai mobil hendak masuk ke dalam untuk memarkirkan kendaraannya. Kemudian, di saat bersamaan, muncul Briptu AR bersama seorang teman wanitanya yang ingin keluar parkiran.Sabung Ayam Online
Karena sama-sama tidak mau mengalah, mereka pun terlibat cek-cok mulut. Korban bersama sejumlah temannya yang turun dari dalam mobil langsung menghampiri Briptu AR.
Merasa terdesak, Briptu AR pun mengeluarkan senjata api. Terjadi saling rebutan senjata di antara mereka. Kemudian, terdengar suara letusan senjata api yang mengenai dada korban. Melihat korban terluka, teman-teman yang lainnya langsung mengeroyok Briptu AR.Agen Sabung Ayam
Kepala Bidang Hukum Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Iksantyo Bagus Pramono mengatakan, kondisi Briptu AR saat ini kritis akibat luka pengeroyokan tersebut.
Briptu AR sempat dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor, namun kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Sementara korban meninggal dunia sudah berada di Rumah Sakit Vania Bogor.Sabung Ayam
"Hasil dari interogasi dan olah TKP sementara, satu orang anggota kita (polisi) kritis dan masih dirawat di rumah sakit. Yang satu meninggal dunia karena disebabkan letusan senjata api yang dalam hal ini perlengkapan perorangan Polri," ucap Iksantyo, di Mapolresta Bogor Kota, Sabtu.
Iksantyo menambahkan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Dirinya juga mengaku, belum mengetahui persis akar masalah yang menjadi pemicu keributan tersebut. Sambungnya, untuk sementara motifnya adalah perkelahian perebutan senjata.
"Kita lakukan autopsi kepada jenazah korban untuk diketahui apa penyebabnya, kemudian dari arah mana penembakannya," katanya.
Atas kasus itu, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah pucuk senjata api jenis Glock 17 berkaliber 9 milimeter, satu buah magazen, dan empat buah peluru. 





























No comments

Powered by Blogger.